Dr. Evy Yunihastuti

Dr. Evy menjelaskan bahwa untuk tes HIV pasien bisa pergi ke beberapa tempat, termasuk ke Klinik Pokdisus,  atau Unit Pelayanan Terpadu HIV, di lantai 4 RSCM. Prosedurnya, pertama pasien bertemu konselor untuk pretes konseling, lalu diambil darah sekitar 3-5 cc untuk dites. Setelah hasilnya diberikan, diadakan post tes konseling.  
 
Apabila TemanTeman melakukan tes untuk pertama kali dan hasilnya negatif, maka sebaiknya dilakukan tes lagi selama masa jendela, tiga bulan setelah terakhir kali melakukan tindakan berisiko yang tidak terproteksi, untuk memastikan status HIV-nya. 
 
Jika hasil tesnya positif, maka diadakan pemeriksaan untuk mencari infeksi oportunistik dan tingkat stadium atau CD4. Apabila ada infeksi oportunistik, maka infeksi tersebut diobati terlebih dahulu, dan 1-2 bulan kemudian, apabila CD4 350 atau kurang, maka pengobatan ARV dimulai.  
 
Kerahasiaan hasil tes di Pokdisus, Rumah Sakit RSCM dijaga, sehingga hanya pasien dan petugas konselor yang mengetahui identitas pasien. 

 
For more recent updates -
please LIKE us at www.facebook.com/TEMANTEMAN.ORG
Follow us at twitter.com/heytemanteman
Watch our Videos at www.youtube.com/temantemanindonesia