Sepuluh Tahun Hidup dengan ARV Lini Satu

Sore itu ada suasana gembira di Poli Dharmais. Salah seorang sahabat Odha,  sebut saja namanya Julia terdeteksi pada pemantauan obat ARV telah  menggunakan obat ARV selama sepuluh tahun. Pada tahun 2001 teman kita ini  dirawat di rumah sakit sekitar 2 bulan karena infeksi oportunistik salah  satunya adalah TB. Dia berhasil baik dan mulai minum obat ARV namanya  Zidovex LN , yaitu zidovudin, lamivudin, nevirapin buatan India. Dia mengkonsumsinya dengan rajin sampai tahun 2002.

Mulai tahun 2002 obat ARV yang tersedia adalah obat ARV buatan Thailand  (GPO) dan dia menggunakan obat buatan Thailand sampai 2004. Pada tahun  2004 Kimia Farma mulai memproduksi obat Duviral dan Neviral, yang dikonsumsinya sampai sekarang. Hasil pemantauan bulan ini CD4-nya melebihi  1000 dan viral load-nya tak terdeteksi. Memang kondisinya saat ini benar-benar sangat fit.

Teman-teman di Poli Dharmais mengadakan sedikit acara syukuran pemberian  penghargaan untuk Julia. Dr Indah Sp PD, diam-diam telah membelikan sebuah  arloji cantik sebagai hadiah. Kita semua berfoto gembira. Kita semua gembira karena sahabat Odha kita dalam keadaan sehat. Semoga Julia dapat  jadi contoh teman-teman lain agar minum obat ARV dengan rajin.

Tetap sehat, tetap semangat!